Otomotifnet.com - Dalam hal kenyamanan, Toyota C-HR dan Mazda CX-3 menawarkan pendekatan teknis yang sangat kontras.
Toyota C-HR unggul dalam meredam guncangan berkat penggunaan struktur suspensi double wishbone pada roda belakang.
Teknologi ini membuat bantingan terasa jauh lebih empuk dan stabil saat melintasi jalan bergelombang.
Selain suspensi, aspek kekedapan kabin C-HR juga lebih superior.
Berdasarkan pengujian road noise pada kecepatan 60 km/jam:
-
Toyota C-HR: Menghasilkan suara hanya 61,4 dB.
-
Mazda CX-3: Terdeteksi lebih bising di angka 63,3 dB.
Meski bantingan Mazda CX-3 terasa lebih kaku, hal ini dilakukan secara sengaja untuk mendukung handling yang lebih presisi.
Mazda memberikan kompensasi kenyamanan melalui fitur cerdas G-Vectoring Control (GVC).
Baca Juga: Bikin Susah Nolak, Harga Mobil Bekas Toyota Rush 2009 Sudah Semurah Ini
Baca Juga: Menggoda, Harga Toyota Calya 2018 Bekas Makin Terjangkau, Sisa Segini
Baca Juga: Inilah Perbedaan Mesin SKYACTIV dan Non SKYACTIV Mazda Biante
Baca Juga: Harga Toyota Agya 2015 Bekas Semakin Turun, Tipe S TRD Cuma Segini
Fitur GVC berfungsi menghaluskan pergerakan penumpang saat mobil melaju di jalan berliku atau melakukan manuver tajam.
Teknologi ini meminimalisir gaya sentrifugal yang ekstrem, sehingga penumpang tetap merasa stabil dan terhindar dari rasa mual akibat guncangan bodi (body roll).
Pilihlah Toyota C-HR jika prioritas kamu adalah kelembutan suspensi dan kabin yang senyap.
Namun, pilih Mazda CX-3 jika kamu menginginkan pengendalian yang tajam namun tetap stabil bagi penumpang saat bermanuver.
| Editor | : | Grid |
KOMENTAR