Bedah Fitur ECU BRT Juken 5, Bisa Screenshot dan Rekam History

Iday - Rabu, 24 Mei 2017 | 08:45 WIB

Bedah Fitur ECU BRT Juken 5 banyak Fitur Baru (Iday - )

Jakarta - PT. Tri Mentari Niaga selaku produsen racing part Bintang Racing Team (BRT) meluncurkan sekaligus aktif memberikan training tentang cara seting ECU terbarunya yang diberi nama Juken 5. 

Didorong keingintahuan tinggi, OTOMOTIF sengaja bergabung untuk melihat langsung fitur-fitur barunya.

Mari bedah fitur ECU yang dibanderol Rp 750 sampai 1,5 juta dan tersedia untuk hampir semua tipe motor injeksi. Fariz / Otomotifnet.com

Live Tuning

Dengan mode ini, bisa setting ECU dalam kondisi mesin menyala melalui remote atau laptop.

Beberapa parameter yang bisa Live Tuning antara lain E-map Range, Fuel, Ignition, Limiter, Jalan – Jalan Sore (JJS), Idle Fuel, Deceleration Fuel dan Warming Up.

Saat Live Tuning setingan baru tersimpan dalam otak depan atau sementara belum permanen, jika setingan sudah dirasa pas harus melakukan execute untuk menyimpan data secara permanen.

Nantinya ECU ini akan bisa disetting melalui laptop, remot dan smartphone berbasis Android.

Jalan – Jalan Sore

Setting JJS, apa sih? “Terkadang tenaga motor rasanya enak jika langsung betot maupun gantung gas tapi gak enak ketika gas diurut dan saat boncengan misal jalan santai sama istri. Di sini lah fungsi fitur JJS,” ucap Tomy Huang President Director BRT. 

Dalam menu JJS terdapat pilihan add dan range. Range merupakan pilihan di kisaran berapa rpm dan bukaan gas yang ingin diseting.

“Umumnya untuk jalan santai atur bukaan gas dari 2 sampai 50% dengan kisaran 1.000 – 6.000 rpm,” sarannya. Jika sudah lalu pilih add mau naik atau turun berapa persen.

Salim/otomotifnet
Bedah Fitur ECU BRT Juken 5 banyak Fitur Baru

Factory Reset

Fitur baru selanjutnya ini akan berguna sekali ketika tuner sudah pusing.

“Kalau sudah pusing mapping sana sini tidak ketemu, bisa lakukan Factory Reset ini akan mengembalikan data kembali seperti setingan pabrik,” ujar pria ramah ini.

Quick Shifter 

Fitur ini berguna sekali khususnya di ajang balap, karena pembalap tidak perlu lagi menggunakan kopling saat ingin menaikan gigi karena ECU akan mematikan pengapian dalam waktu sepersekian detik. 

“Quick shifter bisa pakai universal yang sudah dijual umum. Kalau mau pasang quick shifter harus request dulu saat membeli ECU karena ada kabel yang nanti disambungkan ke quick shifter, tapi tenang saja karena free, gak ada tambahan biaya,” yakinnya.

Salim/otomotifnet
Bedah Fitur ECU BRT Juken 5 banyak Fitur Baru

Screenshoot atau Capture

Layaknya screenshoot pada smartphone, di Juken 5 ini juga fungsinya sama yaitu untuk mengunci layar.

Bedanya di Juken 5 ini mengunci layar yang berisi informasi rpm mesin. 

“Terkadang saat seting ada brebet di rpm tertentu dan harus mengingat di rpm berapa brebetnya. Dengan fitur capture ini dia akan mengunci di rpm yang kita inginkan yang dirasa brebet, bisa langsung seting untuk tambah atau kurangi fuel lalu save,” jelas Tomy.

Salim/otomotifnet
Bedah Fitur ECU BRT Juken 5 banyak Fitur Baru

History

Fitur ini sangat berguna dan memudahkan tuner, karena semua data putaran mesin mesin dan bukaan gas bisa terekam.

Caranya, tekan tombol khusus history lalu LED biru pada ECU akan berkedip menandakan fitur history telah aktif. 

Setelah itu pengendara hanya perlu mencoba motor berkeliling jika sudah selesai tekan kembali tombol merah sebelum mesin motor mati. 

“Tuner bisa kombinasi keluhan pengendara dengan data history dan data ini sangat akurat. Rekam jejak cara berkendara si rider akan terlihat, selanjutnya tuner hanya perlu seting misal menambahkan atau mengurangi debit bensin,” rincinya.