Kisah Kawasaki Kaze Dari Generasi Ke Generasi, Hingga Berakhir

Parwata - Selasa, 21 November 2017 | 21:40 WIB

Sejarah Kawasaki Kaze (Parwata - )

 

Otomotifnet.com - Salah satu legenda bebek buatan Kawasaki adalah Kaze.

Terkenal punya sasis yang kuat digabung dengan mesin bertenaga di putaran atas, makanya jadi favorit pencinta turing karena membuat perjalanan jauh mantap dan nyaman.

Ditunjang juga fitur dan teknologi yang lebih maju dibanding kompetitor di zamannya.

Sayang kehadirannya kalah dibanding rival yang lebih agresif dalam berpromosi serta desain yang makin ke sini makin kurang sesuai selera pasar, makanya lambat laun susah diterima pasar.

Bagaimana perjalanan sang “angin” ini serta seluk beluknya?

Yuk kita simak.

Generasi ke Generasi

Dok Otomotif
Sejarah Kawasaki Kaze. Kawasaki Kaze R (1995)

Kawasaki Kaze (1995)

Kawasaki meluncurkan Kaze ke pasar Indonesia pada Maret 1995. Kaze dalam bahasa Indonesia berarti angin.

Perakitan serta pemasaran motor ini ditangani PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI).

Kaze didaulat untuk menyaingi bebek andalan Honda, Astrea Grand.

Saat itu bebek andalan geng Ijo ini dilengkapi dengan mesin terbesar di kelasnya yaitu 111,6 cc.

Mampu menghasilkan tenaga 8,4 dk pada 8.500 rpm dengan torsi 9 Nm di 3.500 rpm. Transmisinya 4 speed.

Kawasaki mengklaim menggunakan teknologi superbike, yakni blok silinder yang terbuat dari aluminium.

Karburator yang dipakai, Keihin 18 mm terhitung terbesar pada zamannya.

Teknologi lain yang diunggulkan oleh Kawasaki yaitu penggunaan saringan oli terpisah untuk poros kem dan engkol.

Poros engkol menggunakan saringan sentrifugal sedangkan kem menggunakan saringan sekunder.

Kaze dilengkapi 2 sistem starter, kick dan electric starter. Kemudian sistem pengereman depan dan belakang masih teromol.

Secara tampilan tergolong melewati zamannya, tampak gagah dan sporti dengan bodi yang mengotak besar.

Lampu utama lebar pakai dua bohlam, dan yang khas lampu rem dan sein belakang terpisah, seinnya mungil nempel di sepatbor.

Melihat fiturnya juga melebihi zamannya, sudah ada kran bensin on, off dan res, bebek lain masih jarang yang ada res alias cadangan.

Lalu spidometernya sudah ada gear position, sekelas Grand saat itu tentu belum ada.

Dok otomotif
Sejarah Kawasaki Kaze. Kawasaki Kaze R (1996)