Jokowi Larang 2.000 Warga Cilacap dan Banyumas Beli Mobil atau Motor, Alasan Masuk Akal

Irsyaad W - Rabu, 3 Januari 2024 | 11:40 WIB

Presiden Joko Widodo serahkan 2.000 sertifikat tanah ke warga Cilacap dan Banyumas di GOR Premium Pertamina Cilacap (Irsyaad W - )

Otomotifnet.com - 2.000 warga Cilacap dan Banyumas, Jawa Tengah dapat pesan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Mereka dilarang beli mobil dan motor dengan alasan masuk akal.

Utamanya 2.000 warga yang baru saja mendapat sertifikat tanah usai penyerahan di GOR Premium Pertamina, Cilacap, (2/1/24).

Di awal sambutannya, Jokowi sempat bergurau kepada penerima sertifikat yang terlihat sumringah.

"Saya lihat wajahnya kok seneng semua ya," kata Jokowi mengawali sambutannya menukil Kompas.com.

Jokowi juga kembali bergurau dengan meminta penerima untuk mengangkat sertifikat yang telah dipegang di tangannya masing-masing.

"Coba tunjukkan, saya mau hitung. 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 2.000, ya betul," ucap Jokowi yang disambut tawa hadirin.

Dalam kesempatan ini, Jokowi berpesan kepada warga yang akan menggunakan sertifikat itu sebagai jaminan utang di bank.

"Kalau sudah dapat sertifikat, yang mau "menyekolahkan" silakan. Saya titip pesan kalau mau dijadikan agunan tolong dikalkulasi dulu, bisa nyicil enggak bulanannya," kata Jokowi.
Jokowi juga berpesan agar utang tersebut digunakan untuk modal usaha atau kegiatan produktif lainnya.

"Jangan sampai untuk beli mobil, motor, TV dan lain-lain. Kalau sudah lunas, dapat untung, silakan beli mobil," ujar Jokowi.