Taksi Pelat Kuning Cuma Berjejer, Pengemudi Sedih, Dua Hari Satu Penumpang

Irsyaad Wijaya - Selasa, 31 Maret 2020 | 12:00 WIB
Taksi pelat kuning berjejer di sekitar Mampang Prapatan, Jakarta Selatan dan para pengemudi menanti ada penumpang yang menggunakan jasanya
TribunJakarta/Satrio Sarwo Trengginas
Taksi pelat kuning berjejer di sekitar Mampang Prapatan, Jakarta Selatan dan para pengemudi menanti ada penumpang yang menggunakan jasanya

Otomotifnet.com - Imbas mewabahnya virus corona ikut dirasakan rekan-rekan pengemudi taksi pelat kuning.

Sedih karena sepi penumpang hingga mobil-mobilnya cuma berjejer di sekitar Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

Jejen Zunaidi (48) yang sudah 14 tahun menjadi pengemudi taksi dan sekarang di Blue Bird berbagi cerita yang menyayat hati.

Ia mengaku pendapatannya turun drastis hingga 75 persen semenjak pandemi covid-19 mewabah.

(Baca Juga: Kredit Motor dan Mobil Ojek dan Taksi Diringankan, OJK: Ajukan ke Leasing)

Sudah dua hari menunggu, dan Ia baru mendapat satu penumpang.

"Sebelum ada corona, minimal ngantongin Rp 75 ribu sehari," keluh Jejen, (30/3/20).

Tapi situasi berubah ketika pandemi Covid-19 mampir ke Indonesia.

"Sekarang, seharian belum tentu dapat (penumpang). Asli, emang bener-bener sunyi bukan sepi lagi di jalan sekarang," ucapnya.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Panji Nugraha

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa