Tekanan Angin Ban Kurang, Efeknya Bisa Keluar Duit Jutaan Rupiah

Toncil - Kamis, 28 Mei 2020 | 12:54 WIB
Setiap ban wajib dijaga tekanan anginnya.
Dok. OTOMOTIF
Setiap ban wajib dijaga tekanan anginnya.

Otomotifnet.com – Ban jadi satu-satunya komponen yang melakukan kontak dengan aspal atau permukaan jalan.

Sayangnya, masih sangat banyak pengendara yang mengabaikan perawatannya dengan membiarkan tekanan angin ban tidak sesuai ketentuan pabrik.

Padahal, baik pabrik mobil dan ban sudah melakukan riset mendalam tentang semua hal tersebut.

“Haram sebenarnya kalau tekanan angin kurang. Tidak boleh. Banyak kerugian kalau kurang,” sebut Zulpata Zainal, OVT Manager PT Gajah Tunggal, Tbk.

Merawat Mobil di Rumah, Bukan Cuma Bodi, Ban Juga Perlu Diperhatikan

Nah, ini kerugian jika ban kekurangan tekanan angin.

Pertama, tentu akan merusak ban itu sendiri karena dipaksa bekerja bukan pada tekanan angin yang semestinya.

“Dinding ban tidak berdiri dengan tegak. Sehingga benang di samping ban bekerja berlebihan. Pada tingkat tertentu, benang di dinding ban samping yang mengalami defleksi bisa putus. Membuat karet bagian dalam akan hangus,” tambahnya.

Kedua, konsumsi bahan bakar akan jadi lebih boros.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Toncil

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa