Honda PCX Hybrid 'Ngemut' Baterai Lithium-ion Sekitar 5 Tahun, Harganya Bikin Syok

Parwata - Senin, 21 Mei 2018 | 20:47 WIB

Salah satu Motor hybrid di Indonesia yaitu Honda PCX Hybrid (Parwata - )

Otomotifnet.com - Honda PCX Hybrid punya baterai Lithium-ion.

Ini persis halnya dengan mobil hybrid.

Baterai lithium-ion ini punya fungsi untuk mengerakkan motor listrik.

Baterai ini akan memberikan pasokan listrik ke power drive unit (PDU) di Honda PCX Hybrid.

Dari PDU kemudian diteruskan ke Alternating Current Generator (ACG) starter yang berperan sebagai motor listrik.

Seiring pemakaian, baterai lithium-ion juga bisa habis masa berlakunya.

(BACA JUGA: Rupanya, Tindakan Ini Yang Bikin Juri Hapus Kemenangan Pembalap Yang Sudah Siap-Siap Naik Podium di GP Prancis )

"Masa pakai baterai lithium-ion Honda PCX Hybrid itu selama 8 tahun," buka Endro Sutarno, Technical Service Division PT Astra Honda Motor di Sunter, Jakarta Utara, belum lama ini.

"Pada tahun kelima, baru akan berasa ada penurunan (performa baterai)," tambahnya.

Ada indikator menurunnya kemampuan baterai lithium-ion Honda PCX Hybrid.

"Bar yang menujukkan assist motor listrik, yang ada di speedometer akan cepat berkurang," tambahnya.

Lantas berapa biayanya untuk mengganti baterai lithium-ion ketika sudah habis masa pakainya?

Reyhan/GridOto.com
Baterai lithium-ion milik Honda PCX Hybrid