Test Ride Scrambler Ducati Desert Sled, Moge Rp 400 Jutaan Pelahap Dua Alam

Antonius Yuliyanto - Jumat, 17 September 2021 | 23:45 WIB

Test ride Scrambler Ducati Desert Sled (Antonius Yuliyanto - )

Masih dari Kayaba, sok belakang ini juga dapat disetel preload dan tension/reboundnya (hard-soft).

Bicara suspensi dan lengan ayun, pada varian Desert Sled memang dirancang lebih kokoh dibanding tipe lainnya oleh pabrikan yang berlokasi di Borgo Panigale, Italia tersebut.

Lebih capable untuk penggunaan off-road dibanding tipe lain. Bisa main lebih ‘nakal’, seperti diajak loncat-loncat.

Ukuran pelek juga ikut jadi pembeda. Lingkar depan 19 inci dan belakang 17 inci. Karena masih menggunakan pelek jari-jari konvensional, Desert Sled masih pakai ban dalam.

Rangga/otomotifnet.com
Sok belakang Scrambler Ducati Desert Sled dari Kayaba punya travel panjang serta dapat disetel preload dan compression

Baca Juga: Honda BeAT Langka Nih, Blok Mesin Tanpa Sirip dan Pakai Sistem Pendinginan Jupiter MX

Ban yang digunakan Pirelli Scorpion Rally STR berukuran 120/70-19 di depan dan 170/60-17 pada bagian belakang.

Footstep besi tempat kaki berpijak diberi tambahan karet agar lebih nyaman ketika riding harian.

Kalau butuh grip ekstra saat berkendara off-road, tinggal lepas karetnya karena di baliknya ada footstep bergerigi.

Motor ini dilengkapi setang fatbar lebar dengan crossbar di tengah untuk kekuatan ekstra.

Rangga/otomotifnet.com
Pijakan kaki Scrambler Ducati Desert Sled model bergerigi biar gak licin