"Saat proses menunggu surat-surat, polisi sedang beristirahat di toko baju karena kenal. Namun temennya yang punya motor datang dan salah paham," sambungnya.
Joko mengatakan pengamanan motor pengendara itu perlu dilakukan untuk sekadar memastikan motor tersebut bukan curian.
Ketika surat-suratnya sudah ditunjukkan, motor itu langsung dikembalikan.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan Korlantas Polri agar mengoptimalkan penggunaan ETLE statis dan mobile serta mengurangi tilang manual untuk menghindari terjadinya pungutan liar (pungli).
Instruksi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/2264/X/HUM.3.4.5./2022 tanggal 18 Oktober 2022, yang ditandatangani oleh Kepala Korlantas Polri Irjen Pol Firman Shantyabudi.
Baca Juga: Pada Bandel Sih, Polisi di Jakarta Balik Lakukan Tilang Manual Lagi