Mobil Listrik Punya Dampak Buruk Untuk Bumi, Ilmuwan Buka Datanya

Ferdian - Rabu, 1 Februari 2023 | 18:35 WIB

Toyota bz4X (Ferdian - )

Pratt mengatakan, jika ukurannya yaitu emisi CO2, maka manfaat baterai litium yang digunakan untuk jutaan mobil hibrida lebih besar ketimbang hanya digunakan untuk mobil listrik dengan jumlah lebih kecil.

Dalam hipotesisnya, Pratt menjelaskan, 100 unit mobil berbahan bakar bensin akan menghasilkan CO2 sebesar 250 gram/Km.

Kemudian, misalnya untuk membuat satu baterai litium berkapasitas 100 kWh hanya bisa dipakai satu unit Tesla dengan spesifikasi teratas.

Tetapi 99 mobil lain yang masih pakai bensin menghasilkan CO2 sebesar 248,5 gram/Km.

Pratt mengatakan, jika baterai berkapasitas 100 kWh itu digunakan membuat mobil hibrida maka bisa dipakai sekitar 90 unit mobil.

Sehingga secara akumulasi tingkat emisi rata-rata turun menjadi 205 gram/Km. Meski demikian, Toyota tidak anti mobil listrik.

Baru-baru ini produsen asal Jepang itu mengumumkan akan melansir sedan listrik bZ3X untuk pasar China guna melengkapi SUV bZ4X yang sudah lebih dulu hadir.

Meski demikian, Toyota bersikeras bahwa merek mobil lain seperti Honda, Cadillac, dan Volvo, membuat kesalahan dengan mengerahkan seluruh sumber daya perusahaan hanya untuk membuat EV murni.

Baca Juga: Insentif Mobil Listrik Sedang Digodok di DPR, Luhut Kasih Hitung-hitungannya

Sumber: https://otomotif.kompas.com/read/2023/02/01/090200315/data-membuktikan-mobil-listrik-berdampak-lebih-buruk-bagi-bumi?page=2