Tes Ducati Panigale V4 R, Superbike Turunan MotoGP Seharga Rp 2 Miliar

Antonius Yuliyanto - Rabu, 8 Januari 2020 | 16:00 WIB

Ducati Panigale V4 R (Antonius Yuliyanto - )

Handlingnya sesuai bobot, ringan banget jadi mudah diarahkan. Karakter sasis dan kaki-kakinya kaku, jadi presisi dan diam. Tak ada gejala goyang baik saat akselerasi, pengereman maupun ketika menikung.

Tentu juga karena ditunjang ban berkompon lunak yang sangat ngegrip, Pirelli Diablo Supercorsa SP. Sedang di setang ada steering damper Ohlins.

Randy
Area kokpit, windscreen lebih jenong, suspensi depan pakai Ohlins NPX 25/30 dan kontrol menu di spidometer pakai kenop di setang kiri

Performa

Selain sistem aerodinamika dan elektronik, mesin merupakan bagian yang paling diunggulkan di V4 R.

Konfigurasinya persis Desmosedici di MotoGP. 998 cc V4 90° dengan diameter piston 81 mm, ukuran terbesar yang diperbolehkan di MotoGP, stroke 48,4 mm, di gigi 6 mampu berkitir sampai 16.500 rpm. Tinggi banget kan?!

Randy
Mesin Panigale V4 R 998 cc V4 ini turunan dari pacuan Andrea Dovizioso di MotoGP

Untuk meraihnya, banyak perubahan yang dilakukan pabrikan asal Bologna Italia ini pada mesin V4.

Pertama stroke dipendekkan dari 53,5 mm jadi 48,4 mm, itu agar bisa meningkatkan putaran maksimal kendati punya piston speed sama.

Bagian internal mesin juga banyak perubahan, seperti crankshaft diperingan 1.100 gr, setang piston pakai titanium yang per biji lebih ringan 100 gr, katup masuk juga titanium dan magnet diperingan 100 gr.

Bahkan plastik pompa oli juga ditipiskan agar makin enteng.