Honda Tiger Dan Lawan Hujam Kerumunan, Dua Penonton Tewas, Joki Pincang

Ignatius Ferdian - Senin, 23 Maret 2020 | 17:45 WIB

Kecelakaan adu balap lir yang mengakibatkan dua penonton meregang nyawa (Ignatius Ferdian - )

Otomotifnet.com - Adu balap liar antara dua motor yang salah satunya adalah Honda Tiger menyebabkan dua orang meregang nyawa.

Sebelumnya detik-detik balap liar di Tulungagung, Jawa Timur yang menewaskan dua penonton viral di media  sosial.

Dalam video viral itu tampak sejumlah warga melihat dua pembalap yang tengah beraksi di jalan pasar hewan baru, di area persawahan bengkok kas Kelurahan Kepatihan (22/3) pukul 17.30 WIB.

Beberapa di antaranya bahkan nekat menonton di pinggir jalan, dan sangat dekat trek balap liar tersebut.

(Baca Juga: Tilang Online Berlaku di Semarang, Bayar Denda Tinggal Klik, Biaya Rp 15 Ribu)

Awalnya terlihat Honda Tiger dan satu motor lawannya balapan dari arah timur.

Dua motor ini terlihat adu balap dengan kecepatan tinggi ke arah barat.

Namun tidak lama kemudian debu beterbangan dari arah barat, menandakan ada motor yang jatuh.

Tampak suara penonton menyoraki keduanya sambil bertepuk tangan. 'Hoaiiiiii...," seru puluhan penonon yang berada di pinggiran jalan dan area persawahan.

(Baca Juga: OJK Keluarkan Kebijakan Baru, Kredit Kendaraan Macet Tak Bisa Ditagih, Ini Penjelasannya)

Tak lama setelah itu, suasana berubah tegang saat diketahui banyak penonton yang bertumbangan.

Video lali menyorot tiga remaja terkapar di rerumputan yang ada di tepi jalan.

Sementara seorang pelaku balap liar terlihat dipapah dengan luka lecet di sekujur tubuhnya.

Ahmad Soim (45), warga Desa Plosokandang, Kecamatan Sumbergempol mengatakan, pelaku balap liar itu menabrak penonton yang ada di tepi jalan.

(Baca Juga: Helm Gonta-ganti Rawan Virus Corona, Lebih Baik Dihindari, Ini Kata Dokter)

Satu korban lainnya juga meninggal dunia atas nama Agil, warga Desa Ringinpitu, Kecamatan Kedungwaru.

“Ini saya masih di rumah sakit mengurusi jenazahnya,” ucap Soim, saat dihubungi lewat telepon seluler, Minggu malam.

Soim menambahkan, pelaku balap liar yang menabrak keponakannya juga terekam dalam video.

Ia berharap pelaku yang terekam menyerahkan diri untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

(Baca Juga: SIM Habis Masa Berlaku Dari 17-30 Maret 2020? Perpanjang Diundur ke April)

“Baik itu pelanggaran lalu lintas karena melakukan balap liar, dan perbuatan dengan sengaja atau tidak sengaka menghilangkan nyawa orang lain,” tegas Soim.

Jalan menuju pasar hewan baru memang relatif sepi, karena jalan ini dulunya adalah jalan persawahan.

Karena akan dipakai akses utama ke pasar hewan, jalan ini dicor.

Jalanan yang sepi dan kualitas cor yang bagus membuat para pelaku balap liar menjadikan jalan ini sebagai sirkuit.

Satlantas Polres Tulungagung telah membenarkan adanya kejadian ini.

Namun belum ada penjelasan lebih detail, karena polisi masih melakukan penyelidikan.

Sumber: https://surabaya.tribunnews.com/2020/03/23/video-detik-detik-pebalap-liar-tulungagung-tewaskan-2-penonton-awalnya-disoraki-endingnya-ketakutan?page=all