Otomotifnet.com - Kasus kendaraan terbakar secara tiba-tiba tidak hanya menghantui pemilik mobil, tetapi juga pengendara motor matik lho, gaes.
Salah satu pemicu utamanya adalah kebiasaan menyimpan ponsel di dalam bagasi bawah jok.
Meski dianggap aman dari hujan dan pencurian, tindakan ini sebenarnya menyimpan risiko fatal yang dapat mengancam nyawa.
Mengapa Ponsel di Bagasi Sangat Berbahaya?
Masalah utamanya bukan terletak pada motornya, melainkan pada reaksi baterai ponsel.
Dalam suhu normal luar ruangan (31–33°C) saja ponsel bisa mengalami overheat, apalagi jika diletakkan di dalam bagasi yang posisinya sangat dekat dengan mesin panas.
Beberapa faktor yang memperparah risiko ledakan antara lain:
1. Ruang Tertutup
Saat terjebak macet, suhu di dalam bagasi akan meningkat drastis karena tidak ada sirkulasi udara.
2. Material Mudah Terbakar
Bagasi motor berada dekat dengan tangki bensin dan busa jok yang bersifat mudah terbakar. Jika ponsel meledak, api akan merambat dengan sangat cepat.
3. Reaksi Kimia Baterai
Panas ekstrem dari mesin dapat memicu kegagalan termal pada baterai lithium ponsel hingga menimbulkan percikan api atau ledakan.
Baca Juga: Aki Mobil Bisa Meledak Tiba-tiba, Hal Ini Wajib Diperhatikan
Baca Juga: Awas Ban Mobil Mudah Meledak Akibat Kurang Angin, Kenali Penyebabnya
Baca Juga: Mobil Terbakar Setelah Kecelakaan, Kenali Penyebabnya Di sini!
Baca Juga: Awas, Bahaya Isi Bensin Motor Sampai Luber, Bisa Sebabkan Kebakaran
Menyimpan handphone di bagasi memang menjadi pilihan praktis saat hujan, namun keselamatan tetap harus menjadi prioritas.
Jika dalam keadaan darurat kalian harus menaruh ponsel di bagasi, pastikan ponsel dalam kondisi mati total (power off).
Dengan mematikan perangkat, kalian memutus aliran listrik dan aktivitas baterai, sehingga meminimalisir risiko panas berlebih yang memicu ledakan.
Sebaiknya gunakan tas antiair (waterproof pouch) dan simpan ponsel di dalam tas punggung atau jaket agar tetap mendapatkan sirkulasi udara yang baik.
| Editor | : | Grid |
KOMENTAR