Bedah Yamaha YZF-R25 Balap Rey Ratukore, Ini Rahasianya Makin Kencang di ARRC

Antonius Yuliyanto - Rabu, 13 September 2017 | 17:42 WIB

(Antonius Yuliyanto - )

“Kita sebenarnya sudah minta dari tahun lalu, tapi baru diriset awal tahun, dan baru di Suzuka prototype-nya jadi,” lanjut Kuro. 

Pelek Gale Speed yang bobotnya ringan

Apa rahasia lainnya? Ternyata setingan suspensi Kayaba yang disesuaikan dengan aspal Sentul yang bumpy.

“Karakternya dibikin lebih soft, spring rate depan dikurangi termasuk setingan compression. Sedang belakang cuma dikurangi preload-nya,” papar mekanik 36 tahun ini. 

Bagian lain masih sama dengan seri-seri sebelumnya, seperti ECU pakai aRacer RC Super yang ditambah Race Module

“Untuk pit road dan GPS speed,” terang mekanik yang tinggal di Jati Asih, Bekasi ini.

Terpasang juga data logger 2D untuk memudahkan analisa setingan.Semoga di seri India bisa podium ya! (Otomotifnet.com)

Beragam perangkat nempel di dasbor, termasuk Qstarz dan 2D
Radiator AAI, uniknya jika cuaca dingin dikasih isolasi, agar suhu kerja tercapai
Suspensi andalkan KYB alias Kayaba
Knalpot baru, model panjang dengan silencer gambot

Susah Kurangi Bobot

Regulasi terbaru mulai seri Sentul, bobot untuk R25 dan Kawasaki Ninja 250 boleh sampai 130 kg, bagaimana dengan tunggangan Galang dan Rey?

“Mentok 134 kg, bingung bagian mana lagi yang dikurangi, aki sudah pakai lithium, sedang rangka kan tidak boleh dipotong kecuali yang enggak kepakai,” pasrah mekanik kelahiran Jakarta ini.

Yah...

Data Modifikasi
Pelek: Gale Speed
Footstep: Racing Boy
Handle bar: Yamaha R6
Knalpot: Sakura
Suspensi: Kayaba
ECU: aRacer RC Super
Data logger: 2D
Cakram depan: RC Koshien
Kampas rem: Brembo
Selang rem: Active
Aki: Motobatt
Steering damper: Ohlins
Handel rem & kopling: Racing Boy
Radiator: AAI