Yamaha WR 155R Dites Lengkap, Konsumsi BBM, Off-road Hingga Performa

Fariz Ibrahim - Minggu, 2 Agustus 2020 | 14:30 WIB

Test ride lengkap Yamaha WR 155R (Fariz Ibrahim - )

Yang dirasa kurang adalah tenaga jika dalam posisi gas digantung di putaran menengah, karena ketika gas kembali dibuka motor tidak langsung melaju.

Ada momen ‘ngambang’ dulu, baru akhirnya kembali kuat setelah 7.500 rpm hingga limiter di kisaran 11.200 rpm.

Hal itu tampaknya efek dari perpindahan profil kem dari fitur VVA yang aktif di kisaran 7.000 rpm. Yang mana saat bekerja dibarengi dengan suara ‘klik’ dari sisi kanan mesin dan nyalanya indikator VVA di spidometer.

Dengan transmisi 6 percepatan, memacu WR 155R juga jadi lebih menyenangkan, karena ketika dipakai di perkotaan nafas motor seakan tidak ada habisnya.

Baca Juga: All New R15 Servis Berkala, Cek Harga Komponen Fast Moving, Mulai Rp 30 Ribuan

Fariz/otomotifnet.com
Silencer cukup panjang, letaknya menggantung di sebelah kiri

Motor bisa melaju cepat tapi dengan rpm yang tidak terlalu tinggi, mesin jadi rileks dan tentunya jadi lebih hemat bahan bakar.

Koplingnya juga terbilang empuk, walaupun WR 155R tanpa fitur assist & slipper clutch. Karena motor trail membutuhkan engine brake besar saat deselerasi, terutama saat menghadapi jalan menurun curam.

Dengan tenaga besar dan transmisi 6 percepatan, top speed WR 155R di spidometer bisa mencapai 117 km/jam.

Lalu dites pakai Racelogic kecepatan 0 sampai 60 km/jam ditempuh hanya dalam 4,4 detik, sedangkan jarak 0-201 meter dicapai dalam waktu 11,5 detik pada kecepatan 91,8 km/jam. Cukup impresif!

Data lengkapnya bisa lihat di tabel.

Baca Juga: Yamaha WR 155R Dijajal Pembalap 16 Tahun, Buat Jaga Fisik Saat Pandemi