Intip Oprekan Yamaha YZF-R25 Rey Ratukore, Sukses Tekuk CBR250RR

Dimas Pradopo - Minggu, 4 Juni 2017 | 09:06 WIB

(Dimas Pradopo - )

Jakarta - Di race 1 Kejurnas 250 seri kedua (20-21/5) di sirkuit Sentul, Bogor, All New Honda CBR250RR sukses jadi juara.

Tapi di race 2, duet pembalap Reynaldo C Ratukore dan Leon Chandra tuner Racetech sukses menyelamatkan muka Yamaha.

YZF-R25 dari WR Yamaha KYT TJM Racetech yang diracik keduanya sukses menyentuh garis finish paling pertama.

Baik Rey maupun Leon punya peran besar. Urusan mesin, tuner muda yang lama mengenyam pendidikan mesin bakar di Australia ini melakukan banyak ubahan. 

“Mesin untuk Rey ini terbilang sederhana, sesuai regulasi enggak terlalu banyak part yang diganti,” buka Leon sambil mengajak OTOMOTIF melihat jeroan mesinnya di bengkel yang terletak di Jl Daan Mogot, Jakarta Barat.

(Baca juga: Sekarang Eranya VVA, All New Yamaha R15 Unggul Performa dan Efisiensi di Semua Putaran Mesin)
(Baca juga: Hasil Tes Dyno All New Yamaha R15, Torsi Flat Yang Bikin Tarikan Ngisi Terus!)

Noken as custom dengan durasi 260̊ dan lift 8,5 mm. Spek ini dipilih agar power tengah ke atas lebih cepat ngisi, sehingga enak diajak main gantung rpm di setiap tikungan.  

Menyesuaikan setelan noken as, dipaksa naik jadi 13,2:1, dengan cara papas cylinder head sekitar 0,4 mm.

Lubang in dan ex juga kena porting & polish agar udara dan bahan bakar yang masuk makin lancer. Sedang untuk semprotan injektor dan pengapian diatur pakai ECU aRacer RC Super.

Sedang Rey yang ngegas motor ini, banyak seting kaki-kaki. Sokbreker belakang pakai Traxx-D, “Pakai sok ini penyetelan jadi lebih mudah, enggak perlu buang-buang waktu lebih lama,” ungkapnya. 

Agar tenang saat melaju di tikungan sesuai karakternya yang gantung gas, Rey juga menambahkan steering damper TDR di setang dan segitiga SND berbahan dural.

Duet yang keren, selamat! Sigit/otomotifnet.com

Plus: Motor kencang, ubahan masih minim
Minus: Warna biru terlau gelap dan polos

Data Modifikasi
Setang : SND
Segitiga : SND
Steering damper : TDR
Sok belakang : Traxx-D
Cylinder head : papas 0,4 mm dan 
Camshaft : 260̊ lift 8,5 mm
ECU : aRacer race function module. 
Velocity stack : 7,5 cm
Koil : Ultraspeed
Kompresi : 13.2:1
Knalpot : Proliner